Complaints about Living Amid Smoke in Teluk Makmur
By Oriz Putra
Konferensi ini merupakan simpul penting dari rangkaian menuju ICARRD+20 (International Conference on Agrarian Reform and Rural Development), yang mempertemukan akademisi, pembuat kebijakan, dan scholar-activist dari berbagai negara untuk mendiskusikan isu agraria kontemporer.
Dalam forum tersebut, Salsabila mempresentasikan agenda riset Pantau Gambut berjudul “Producing the Environment: The State, Capital, and Peatland Restoration in Indonesia”, dengan fokus pada relasi antara negara, kapital, dan politik restorasi gambut di Indonesia dalam kerangka ekonomi-politik lingkungan.
Selain mempresentasikan hasil riset, Salsabila juga berpartisipasi pada sesi pleno yang membahas dinamika gerakan sosial, hak tenurial, konflik dan reforma agraria, serta perkembangan geopolitik dan ekonomi-politik global yang berdampak pada sektor agraria.
Momentum ini juga dimanfaatkan untuk membangun jejaring strategis dengan kolektif akademik internasional, seperti CASAS, PLAAS, ISS, dan China Agricultural University. Sinergi dengan para scholar-activists dari Global South ini diharapkan mampu memperluas kolaborasi riset, pertukaran pengetahuan, serta akses sumber daya akademik guna memperkuat agenda strategis Pantau Gambut di masa depan.